StartupUlasan

7 startup Indonesia yang telah menerapkan teknologi AI

3 Mins read

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi kecerdasan artifisial sangatlah pesat. Hampir di seluruh sektor kehidupan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, sampai ke sektor ekonomi, teknologi artificial intelligence (AI) sudah dan banyak dikembangkan. Sebagai contoh, salah satunya ialah pengembangan beragam model jaringan saraf tiruan untuk memecahkan berbagai permasalahan.

Belakangan ini, semakin banyak startup Indonesia yang telah mengembangkan, menerapkan dan menyediakan layanan yang didukung oleh teknologi AI ini. Terlebih pada masa pandemi seperti sekaran ini tidak sedikit pula startup yang ikut berkontribusi dan turun tangan langsung dalam penanganan COVID-19. Mereka terjun ke masyarakat dengan cara mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial melalui konsorsium yang dipimpin oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tanpa berpanjang lebar lagi, berikut ini daftar beberapa startup Indonesia tersebut (diurutkan berdasarkan abjad).

Bahasa.ai (www.bahasa.ai)

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: Bahasa.ai

Bahasa.ai merupakan startup penyedia layanan terkait kebahasaan yang didukung teknologi kecerdasan artifisial. Misi mereka ialah  membangun modul Natural Language Processing (NLP) / Natural Language Understanding (NLU) yang paling kuat untuk bahasa Indonesia. Klien yang menggunakan layanan mereka diantaranya yaitu Bank Sinarmas, Dana, Smartfren, Panorama JTB, dll.

Datanest.io (www.datanest.io)

Datanest.io adalah startup yang menawarkan layanan data science. Mereka  memberikan solusi pemelajaran AI dan pemelajaran mesin (machine learning) untuk  mengotomatisasi dan meningkatkan kinerja serta profitabilitas perusahaan-perusahan yang menjadi kliennya. Startup ini juga menawarkan kustomisasi AI bagi klien mereka, mulai dari pembuatan model, infrastruktur, sampai pada pemeliharaannya.

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: Datanest.io

Kata.ai (www.kata.ai)

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: Kata.ai

Kata.ai menyediakan solusi AI percakapan yang didukung oleh natural language processing (NLP) / natural language understanding (NLU). Beberapa layanan yang mereka tawarkan ialah percakapan ringan dan asisten virtual, penjawab pertanyaan yang sering diajukan, penawaran produk yang dipersonalisasi, dan masih banyak lagi. Kata.ai juga menyediakan layanan yang dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi chatting, salah satunya dengan WhatsApp. Beberapa korporat besar, seperti Telkomsel, BRI, dan Unilever, juga menggunakan jasa mereka. Sebagai tambahan informasi, Kata.ai juga merilis chatbot buatan mereka yang bekerja sama dengan Facebook, BNPB, dan gugus tugas COVID-19 untuk turut serta dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Konvergen.ai (www.konvergen.ai)

Konvergen.ai menawarkan kemudahan dalam mengentri data dengan memanfaatkan teknologi AI. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan untuk mengamati serita menganalisis perilaku konsumen secara lebih detail. Dengan demikian, mereka telah membantu klien dalam mengurangi entri data berikut analisisnya secara manual. Perusahaan-perusahaan besar yang telah bekerja sama degan Konvergen.ai ialah OVO, Suzuki Finance, BCA, dll.

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: Konvergen.ai

Nodeflux.io (www.nodeflux.io)

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: nodeflux.io

Nodeflux merupakan perusahaan rintisan yang sudah dikenal, baik secara nasional maupun global. Startup ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintahan, seperti POLRI, BIN, Dukcapil. Secara global, Nodeflux juga diakui sebagai bagian dari program Mitra Perangkat Lunak Nvidia Metropolis. Nodeflux juga lulus dari Tes Vendor Pengenalan Wajah NIST, Amerika Serikat. Terkait pandemi, beberapa solusi dengan dukungan teknologi kecerdasan artifisial juga ditawarkan oleh nodeflux, seperti deteksi masker (face mask detection), pengawasan penjarakan fisik (physical distancing), dan juga pengawasan pergerakan publik (public mobility monitoring)

Pind.ai (www.pind.ai)

Pind.ai merupakan inisiatif startup teknologi yang berfokus pada kecerdasan artifisial visual, internet of things (IoT) dan pengembangan sistem. Dengan teknologi AI, seperti komputasi visual, pengenalan wajah, dan juga pemelajaran mesin, klien diajak untuk meningkatkan pengalaman pelanggan yang berakibat pada peningkatan bisnis. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan untuk mengembangkan dan menganalisis big data

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: pind.ai

Prosa.ai (www.prosa.ai)

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: Prosa.ai

Prosa.ai menyediakan layanan pemrosesan bahasa alami dan solusi kecerdasan artifisial untuk bahasa Indonesia. Cukup banyak layanan yang mereka tawarkan, yaitu layanan pemrosesan teks & suara, analisis interaksi pelanggan, optimasi bisnis, deteksi penipuan, sampai pada pemrosesan citra. Di tengah masa pandemi ini, Prosa.ai juga berkontribusi dalam hal pengembangan layanan chatbot untuk menyampaikan informasi seputar COVID-19 dan social media monitoring.

Riset.ai (www.riset.ai)

Riset.ai mengembangkan bentuk baru dari algoritma kecerdasan artifisial. Visi mereka adalah menciptakan lingkungan bagi pikiran cerdas untuk melakukan penelitian di AI yang mutakhir. Penggagas dari perusahaan ini ialah Prof. Budi Rahardjo dan Prof. Bambang Riyanto Trilaksono, keduanya dari dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Beberapa program yang diusung ialah AI untuk agrikultur, AI untuk SMK di Indonesia, dan tak lupa mereka juga berpartisipasi dalam task force riset dan inovasi teknologi penanganan COVID-19 dengan teknologi AI.

Startup Indonesia yang sudah menerapkan teknologi kecerdasan buatan: riset.ai

Startup Besar Lainnya

Selain startup yang telah disebutkan, tentunya masih banyak lagi stratup yang sudah menerapkan teknologi AI dalam proses bisnis mereka. Stratup e-commerce misalnya, mereka menggunakan teknologi AI untuk menganalisis perilaku konsumen, mulai dari mencari, mengulas, merekomendasikan, sampai membeli suatu produk. Selain itu, chatbot juga sudah banyak digunakan sebagai fitur untuk membantu melayani pelanggan. Bukalapak, Blibli dan Tokopedia termasuk ke dalam jajaran startup besar yang memiliki departemen, divisi, atau pusat penelitian kecerdasan artifisial khusus untuk kemudian diterapkan di produk dan layanannya.


Jika ada pertanyaan, koreksi, ataupun ingin sekadar berdiskusi lebih lanjut, silakan gunakan kolom komentar untuk berkomunikasi dengan penulis.

About author
Mahasiswa program doktoral di Korea University, Korea Selatan dengan jurusan Brain & Cognitive Engineering | Anggota dari Machine Intelligence Lab @ Korea University | Perintis dari Konsep.AI
Articles
Related posts
Ulasan

5 Model Populer dari Jaringan Saraf Tiruan (JST)

4 Mins read
Jaringan saraf tiruan atau artificial neural networks (ANNs) merupakan model yang mengacu pada pendekatan konsep kecerdasan artifisial connectionism. Pendekatan ini melihat bagaimana…
Ulasan

5 ebook kecerdasan artifisial yang tersedia secara gratis

3 Mins read
Kalian yang ingin mulai belajar mengenai konsep kecerdasan artifisial tentunya pernah mencari-cari sumber belajar, baik itu berupa buku, tutorial, maupun kumpulan kode….
Ulasan

5 layanan Google untuk proyek kecerdasan artifisial / AI

3 Mins read
Saat memulai proyek kecerdasan artifisial / AI tentunya kita memerlukan akses ke banyak hal seperti publikasi ilmiah, dataset, serta infrastruktur lain untuk…
Daftarkan email kamu untuk mendapatkan ulasan terkini seputar teknologi kecerdasan buatan!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Berita

Belajar Kecerdasan Artifisial di Machine Learning Summer School (MLSS) 2020, Indonesia